Penantian Arwah

nulis puisi lagi ahh!!.. wuakakakak

Penantian Arwah

kehidupan tak berhati habis
tusukan durimu kembali lagi
aku terima ini setia selalu
engkau pergi jauh selalu

dia pergi dari jangkauan mata
tapi tak pernah lewati hati
rasa yang bersatu padu
dengan tumpahan darah hitam

engkau jauh memandang disana
suara kasar menyatu lagi
kebebasan berlimpah terbuka
tapi hatiku tertutup kuat

di depan mata memajukan
bulatan pikirmu membatalkan
jalan-jalan meriah mendorong
tapi kakiku terhenti disini

tusukan demi tusukan menabrakku
aku jatuh di tanah berlumpur
makhluk buta yang menancapku
si jelas pergi berkelana sendiri

bangkit dan bersinar lagi
seperti dulu aku menapakkan tangan
sekarang aku hancur dan tenggelam
tenggelam dalam kalbu kelabu

sakitku menggerogotiku kini
sayangku pergi entah kemana
bersama setan yang dipujanya
semakin sakit aku berdiri disini

kapankah aku pergi?
akankah aku pergi?
dengan siapa aku dijemput?
bersediakah engkau?

Pucuk-pucuk pohon terinjak
kaki tangan setan merantau
engkau kulindungi selalu
dimanapun aku setia jantungmu

Pos ini dipublikasikan di Umum dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Penantian Arwah

  1. rizalihadi berkata:

    kereta kencana akan menjemput kita

  2. hanjaya839 berkata:

    yepz, tunggu waktunya kapan kita pergi, asal didampingi kebaikan pasti pergi ke tempat yang dituju.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s