Terjebak dalam duniaku part II

HUHUHUHU…!!! Halo kawan? pernahkah kalian berpikir untuk mendapatkan suatu keadaan hidup yang baik dan damai untuk setiap saat? jawablah dalam hati. Memang sebagian besar orang manusia menginginkan hal yang baik untuk dirinya dan orang yang disayanginya, tapi itu bukanlah hal yang mudah dan langsung tercipta ketika dikatakan lewat mulut ini bukan? Hal-hal yang dianggap damai untuk kita, apakah damai untuk orang lain? Tak semua orang dapat merasakan apa yang dirasa orang lain, setiap orang manusia hanya berkata, “Aku mengerti keadaanmu”, tapi apakah dia benar-benar mengerti dari hati, bukan! tapi dari mulutnya saja. Tapi, dari kata-kata dan mulut manis mereka, apa kita harus marah karena itu? tentu tidak, mengapa? untuk mengerti orang lain saja kita sulit seperti yang orang tersebut katakan pada kita, jadi dunia itu berdasarkan timbal balik tak berwujud dan tak berasa. Hanya hal kesenanganlah yang ada di setiap pikiran manusia. Hanya hal egois lah yang hadir dan tetap dipikiran manuisa.

Aku, aku, aku… Sekarang posisiku sedang terjebak di pikiranku dan permainanku. Duniaku yang hambar, tidak! bukan hambar! tapi pahit pantasnya!!! Jalanan yang basah, berdebu, panaslah yang sedang kulangkahi ini. Hari demi hari ku rasa sakit ini begitu dalam. Kawan! Apakah kalian membayangkan betapa sempitnya pikiran manusia? bodonya manusia itu? Benar-benar tak habis pikir, mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan akal budi dan kekuasaan lebih yang akhirnya hanya untuk menghancurkan bumi ini juga?? Jika kita melewatinya biasa saja, maka akan terasa bosan, jika diberi hati diminta jantung… Sungguh tak berhati nurani manusia itu!! Sejak awal aku tak pernah menyukai manusia, bahkan untuk diriku sendiri aku tak sadar…  wujud diri apakah ini! begitu banyak dosa di jiwa raga ini!! tak pantas jadi makhluk ciptaan yang selalu dipandang perfect…

Hal yang kubenci dari manusia itu salahsatunya KESALAHPAHAMAN!!! Menurutku itu hanyalah hal bodoh plus pikiran murahan yang sama sekali tak terbentuk dari pola pikir dewasanya… bahkan orang dewasa yang seharusnya memberikan contoh, orang tua (kakek atau nenek) yang memberikan nilai pelajaran untuk dibawahnya malah memperlakukan dirinya dan orang lain seakan paling istimewa… ckckck… menjijikan bagiku… tak beda dari **** ku… sikapnya, sifatnya, pribadinya, hanya bisa menambah dosa orang  dan dirinya, mentang-mentang mendapat kekuasaan penuh atas segalanya, menjadi-jadilah semua. Fiuh… kata apa lagi yang keluar dari hati ini, memang begitulah sifat asli manusia, tak satupun manusia dapat kuharapkan dengan tulus. Kawan! aku mau beri tahu, mereka semua yang ku barukan, mereka semua yang kuragukan pula. Hanya ego diri yang berkuasa. cih! apa itu manusia!! Sekarang aku benar-benar tersesat tanpa jalan keluar.

Doa :

Tuhan, tolong bantu aku yang bodoh ini, setiap hari ku bertanya pada-Mu untuk jalan hamba-Mu ini. Kapankah aku dapat keluar dari semua ini? Apa itu pertanda aku mati? Tuhan, aku disini putus asa, aku disini terjebak, aku disini tak berdaya, tolong bantu aku lewati semua ini, aku tau selama ini aku memang makhluk berdosa sejak lahir, bahkan sebelum lahir aku sudah berdosa, tapi aku benar-benar membutuhkan pertolongan-Mu Tuhanku. Aku tak sanggup melewati satu per satu permainan ini, tak pernahkah aku boleh merasa suatu kebahagiaan dalam hidupku? setetes air mata selalu ku pancarkan Tuhan. tolong kabulkan doa ku yang tak sempurna dan rangkaian kata-kata yang tak berarti ini Tuhan. Amin.

Pos ini dipublikasikan di curhad, Umum dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Terjebak dalam duniaku part II

  1. geulist133 berkata:

    Ayo dong mana Hanjaya yang ceria selama ini. Semangat ngape,
    :))
    ayo ayo ayo SEMANGAT!!!!
    kutransfer semangat ya dari sini,. . .
    kalo udah baca berarti udah nyampe ya!

  2. hanjaya839 berkata:

    Biar uda nyampe msh blm semangat. Tp pas baca komen mu jd tersenyum. Hehe

  3. bocahbancar berkata:

    HHmm..kesalahpahaman yawh…
    Hal tersebut pasti terjadi sich Dek, cara penyelesaiannya lah yang akan memberikan kita pelajaran yang berharga…🙂

    Salam semangat Bocahbancar

  4. hanjaya839 berkata:

    OUKEY OM JOE… tapi itulah pendritaan manusia. huhuhu

  5. geulist133 berkata:

    hehe, udah semangat lagi belom?
    AKu jadi semakin mencintaimu sayang.
    *cubit pipi

  6. hanjaya839 berkata:

    gmana mao smangat? ga bkal bisa smangadh… jgn cubit pipi dunk. akiit… >.<

  7. geulist133 berkata:

    kenapa tidak semangat?
    kan ada diriku.
    *cium kening

  8. hanjaya839 berkata:

    Ea ea…
    Ga knpe2 bro!!
    Jgn dcium pula atu neng… Aku ga trbiasa dcium… Hehehehe

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s